06 Nov 2018 Tuhan (33)
 |  Category: Uncategorized  | One Comment

Mengharap perjumpaan dengan-Mu
Mana mungkin dengan membawa segala sesuatu yang kotor?
Mengharap berada di Sisi-Mu Yang Maha Suci, mana mungkin dengan membawa segala iri dengki?
Keinginan-keinginan yang tidak Haqq
Harapan-harapan yang tidak Haqq
Amal-amal yang tidak Haqq

O Tuhanku,
Apa kehidupan ini cuma lompatan dari pemenuhan satu keinginan ke keinginan yang lain?

O Tuhanku,
Apakah kehidupan ini cuma riuh rendah dari pembicaraan satu ke pembicaraan lain?

Ya Allah
Tariklah aku kepada-Mu
Jadikan aku cenderung pada-Mu
Jadikan aku gandrung akan-Mu

Tapi bagaimana,
Dengan gelapnya hati ini,
Keinginan-Mu akanku tak dapat kubaca
Titah khusus-Mu akanku gelap saja bagiku

Tuntunlah aku Rabbku
Tunjukilah aku

30 Oct 2018 Tuhan (32)
 |  Category: Uncategorized  | Leave a Comment

Berjalan di dunia ini dengan hati dan pikiran selalu kepada-Mu itu susah sekali. Semua yang tampak dan ada di dunia ini bagai saringan super halus untuk memurnikan Cinta kepada-Mu.
Dengan hawa nafsu yang berkuasa bagai raja. Dengan berjuta ingin ini dan itu. Lalu jalan murni menuju-Mu pun terlupa.

Masa lalu, aku tak bisa mengubah masa lalu. Dengan berbagai kekeliruan, kebusukan dan kelalaian di dalamnya. Masa depan, aku pun tak tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Hanya hari ini yang aku punya. Hanya rasa ingin kembali yang samar ini yang aku punya sekarang. Bisakah menjadi penyelamat di hari yang berat nanti? Hari dimana today berguna harta dan anak kecuali yang datang kepada-Mu dengan qolbun salim.

30 Oct 2018 Tuhan (31)
 |  Category: Uncategorized  | Leave a Comment

Wahai Rabb Haadiy
Sudilah beri contekan
Tentang apa misi hidupku
Sehingga lulus aku dalam
Jalani ujian kehidupan

Maafkanlah jawaban salah
Lipatgandakan nilai yang Kau perkenan

26 Oct 2018 Tuhan (30)
 |  Category: Uncategorized  | Leave a Comment

Menengok puluhan tahun ke belakang
Rasanya seperti kemarin
Apa yang tersisa hari ini?
Rasa gembira, tidak terasa gembira lagi hari ini
Rasa sedih, tidak terasa sedihnya lagi hari ini
Rasa bangga,
Ah, bangga karena apa?

Perjalanan hidup belakangan sering terkilas bagai ingatan hilang timbul.
Membayangkan hari demi hari yang berlalu nanti akan diputar lagi secara rinci. Tanpa sembunyi.

Di masa itu, hakim yang menghakimi hanya Dia Al-Hakim. Lalu apa guna penilaian-penilaian manusia, jika Kita tidak mengambil Hati-Nya?

Keberserahdirian dan kerendahatian pada-Nya adalah kunci. Allah aku berserah pada-Mu.

26 Oct 2018 Sesuatu
 |  Category: Uncategorized  | Leave a Comment

Kita membeli sesuatu.
Lalu membeli sesuatu untuk menyimpan sesuatu itu.
Lalu membeli sesuatu yang lain lagi untuk menjaga sesuatu itu.
Hidup pun akhirnya dipenuhi dengan sesuatu.

Syukur-syukur kalau terpakai berguna.
Kalau tidak, sungguh kemubaziran belaka.