<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Reason of Living</title>
	<atom:link href="http://www.nurulnoer.com/2008/06/reason-of-living/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.nurulnoer.com/2008/06/reason-of-living/</link>
	<description>It's truth, it's whole truth, and nothing but the truth. Written by me as a woman, a spouse, and a mom.</description>
	<lastBuildDate>Sun, 20 Nov 2011 19:32:01 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Ade-M-Sony</title>
		<link>http://www.nurulnoer.com/2008/06/reason-of-living/comment-page-1/#comment-156</link>
		<dc:creator>Ade-M-Sony</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Jun 2008 02:28:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://catatansinurul.blog.friendster.com/2008/06/reason-of-living/#comment-156</guid>
		<description>Tulisan ini ungkapan hati semua perempuan kok Nurul,....tak apa-apa.Sudah kodratnya kita begitu,merasa memiliki apa yang kita cintai.ITulah ujian keimanan kita ya?Semoga cinta kita kepada suami kita malah menguatkan cinta kita pada-Nya...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan ini ungkapan hati semua perempuan kok Nurul,&#8230;.tak apa-apa.Sudah kodratnya kita begitu,merasa memiliki apa yang kita cintai.ITulah ujian keimanan kita ya?Semoga cinta kita kepada suami kita malah menguatkan cinta kita pada-Nya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: nurulnoer</title>
		<link>http://www.nurulnoer.com/2008/06/reason-of-living/comment-page-1/#comment-155</link>
		<dc:creator>nurulnoer</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2008 05:54:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://catatansinurul.blog.friendster.com/2008/06/reason-of-living/#comment-155</guid>
		<description>Jujur saja, tulisan ini agak unappropriate ya. Kesannya ga bergantung pada Allah semata. Tadinya mau ku-delete, tapi sayang. Kuubah status jadi &#039;draft&#039; tapi ga bisa.
NaudzubiLlahi min dzalik, jangan sampe deh Bu Pop kepikiran begitu. Dan insya Allah mudah-mudahan aku ga akan begitu.
Cuma merasakan sepinya dunia tetanggaku itu.
Maap kalo terlalu hiperbolik.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jujur saja, tulisan ini agak unappropriate ya. Kesannya ga bergantung pada Allah semata. Tadinya mau ku-delete, tapi sayang. Kuubah status jadi &#8216;draft&#8217; tapi ga bisa.<br />
NaudzubiLlahi min dzalik, jangan sampe deh Bu Pop kepikiran begitu. Dan insya Allah mudah-mudahan aku ga akan begitu.<br />
Cuma merasakan sepinya dunia tetanggaku itu.<br />
Maap kalo terlalu hiperbolik.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Poppie</title>
		<link>http://www.nurulnoer.com/2008/06/reason-of-living/comment-page-1/#comment-154</link>
		<dc:creator>Poppie</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2008 01:18:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://catatansinurul.blog.friendster.com/2008/06/reason-of-living/#comment-154</guid>
		<description>Memang pikiran begitu suka datang kalo kita yang udah hidup ber-tahun2 kemudian ditinggalkan. Tetapi waktu itu saya ingat bahwa mengakhiri hidup itu gak boleh, maka sekarang saya isi hidup ini dengan kesibukan. Dibuat sedemikian, yang tadinya kita sibuk hidup demi suami dan anak2, sekarang kalo bisa untuk sebanyak mungkin orang lain.......</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Memang pikiran begitu suka datang kalo kita yang udah hidup ber-tahun2 kemudian ditinggalkan. Tetapi waktu itu saya ingat bahwa mengakhiri hidup itu gak boleh, maka sekarang saya isi hidup ini dengan kesibukan. Dibuat sedemikian, yang tadinya kita sibuk hidup demi suami dan anak2, sekarang kalo bisa untuk sebanyak mungkin orang lain&#8230;&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

