27
Jun
2010
Teman Hidup
|
Category: My Husband
Saat aku menulis ini, teman hidupku tengah beratus kilometer jaraknya. Mengemban tugas mulia yang diamanahkan di pundaknya. Kami berkembang dan mengejar mimpi bersama. Membesarkan anak-anak sebaik yang kami mampu. Mengasihi mereka dengan segenap kasih yang kami punya. Memberi kenangan indah bermakna dalam lembaran album kehidupan mereka.
Agak sulit membayangkan bagaimana hidup sendiri tanpa separuh nyawaku. Sunyi. Sendiri. Sepi. Bagai dunia kehilangan separo warna cerianya.
Padamu Sayang, kuabdikan diriku utuh.

Selamat Datang di NurulNoer
Monday, 12. July 2010
wah mantaB… tulisannya ..
Saturday, 4. September 2010
Cie cie cie.., LDR nih ceritanya bu…,