Archive for the Category ◊ Serba-serbi ◊

29 Apr 2007 A Story
 |  Category: Serba-serbi  | 4 Comments

Wednesday, April 25, 2007, 22.52

Ini drama manusia. Dipaparkan jelas di depan mata kita. Untuk diambil pelajaran dan direnungi. Bukan sekedar dijadikan bahan omongan.

Antara cinta dan harta. Mana yang akan dipilih. Kalau memilih bukan suatu pilihan mungkin itu pilihan terbaik. Lebih baik dilimpahi kedua-duanya. Tidak bergelimang harta tapi minus cinta. Tidak juga berlimpah cinta tapi minus harta. Tapi seandainya  memang harus memilih, aku tentunya memilih yang kedua.

Yang sering terjadi memang begini. Banyak harta orang lalu lupa diri. Lupa masa sulit yang dibangun susah payah bersama. Kalau dulu makan sepiring berdua, sekarang lain cerita. Habis manis sepah dibuang. Bagai kacang lupa kulitnya. Enak di elo, ga enak di gue.

Apalagi kalau banyak godaan di luar. Lihat yang seger-seger yang enak dipandang mata. Doku banyak, mau ngapain aja bisa. Iman di dada ga ada. Yo wis, bisa ditebak kelanjutan ceritanya. Skandal. Selingkuh. Affair. WIL.

Ga inget sama istri yang susah payah jaga anak di rumah. Kerjaan bertumpuk ga ada habisnya. Sementara suami asik main gila di luar. Edan. Mana hati nuranimu, para suami.

Mungkin terpikir yang di rumah juga sesekali. Tapi api asmara sedang panas membara hingga tak ingat apa-apa. Kasihan sang istri. Mendoakan dan menunggu dengan harap-harap cemas di rumah. Bersama anak-anak. Mengharap suami kembali ke pangkuan. Tapi hati yang telah ternoda takkan pernah kembali utuh. Ada noktah hitam menempel di sana. Suatu serpihan dosa. Karena mengenang seseorang yang tak sepatutnya dia kenang. Terlebih bila hubungan telah menjadi begitu intim.

Duh, sungguh kasihan kau istri. Mungkin membalas lebih puas. Tapi bila kau sabar, ada ganjaran­-Nya yang lebih luas.

*inspiredbythestoryoftorasudiro-anggrainikadiman&miekeamaliainbetween*