01 Aug 2017 Tuhan (25)
 |  Category: Uncategorized  | Leave a Comment

Semua masalahku,kubawa kepada-Mu ya Robb
Pahit getirnya dunia ini, kuadukan pada-Mu ya Robb
Karena mengadu pada makhluk, sekali-dua pasti berujung kecewa

Aku menelikur di pojok sepi
Berkhalwat hanya dengan-Mu
Wahai Robb Yang tak pernah membiarkan hamba-Nya bertangan hampa

Bodohnya aku yang kadang merasa diabaikan oleh Yang Maha Teliti
Maha Lembut dan Maha Mengurus urusan hamba-Nya

Mengingat-Mu senantiasa meluruhkan
duka laraku

07 Jul 2017 Tuhan (24)
 |  Category: Uncategorized  | Leave a Comment

Dalam kesunyian diri, yang ingin kudengar adalah suara hatiku sendiri. Tak perlu riuh rendah di luar, sedang hidup ini adalah hidupku sendiri.
Masa yang Kau beri ini O Tuhan, sebenarnya sangat singkat. Tapi masa yang singkat tetap juga kuhamburkan demikian rupa. Bagaimana mencapai hakikat sedangkan kulit luar tak jua terkupas sempurna. Bagaimana mencapai kedalaman bathin sementara yang zahir tak juga terlampaui. Dalam ukuran-ukuran dunia yang ingin kukejar, sesungguhnya nilai akhirat itu selalu yang lebih utama. Jaga sholat pada waktunya, raih Cinta-Nya dengan amalan sunnah, giat belajar mencari ilmu, tinggalkan hal yang tidak berguna.
Apa yang kau cari di dunia ini, sementara sholat fajr adalah lebih baik daripada dunia dan seisinya.
Apa kerja keras yang selalu kau usahakan di dunia ini, sedang mengucap sekali tasbih, tahmid, tahlil dan takbir adalah seumpama menanam satu pohon di surga. Mungkinkah penanam pohon di surga tidak memasuki surganya?
O Tuhanku, jangan haramkan aku memasuki surga-Mu.

Friday, July 7, 2017, 21.03

20 Jun 2017 Tuhan (23)
 |  Category: Uncategorized  | Leave a Comment

Ya Allah
Ke mana kumenghadapkan wajah selama ini
Hanya sesekali saja menoleh pada-Mu
Pada panggilan suci yang sering kuabaikan
Menghadap-Mu ketika hampir habis waktu

Ya Allah
Kukemanakan rinduku pada-Mu
Pada panggilan cinta yang lambat kusambut gemanya

Padahal Engkau berkata
Dirikanlah sholat untuk mengingat-Ku

Wahai Diri
Mengapa takut hukuman yang melecutmu merasakan Cinta?

Tak cukupkah kau berdiri hanya Demi Dia saja
Demi Wajah-Nya Yang Agung dan Mulia?

20 May 2017 Suami (2)
 |  Category: Uncategorized  | Leave a Comment

Kau dan aku bertemu
Saat kita masih begitu lugu
Selepas seragam abu-abu
Sebelum usia kita dua puluh

Kau bilang tertarik padaku
Karena aku selalu tertunduk malu
Pada laki-laki sepertimu
Sebuah buku lalu kau beri padaku
‘Kupinang Engkau dengan Basmalah’

Hatiku lalu bertanya
‘Mungkinkah aku menikah?’
‘Sekarang saat ini?’
Saat aku masih begitu muda

Mulutku lalu bertanya
Kepadamu
‘Mungkinkah kita menikah?’
‘Sekarang saat ini?’
Saat kita masih begitu muda

Apakah kita mampu
Sedang orangtua masih memberi uang saku
Aku tak tahu apa di pikiranmu waktu itu
Kurasa setengah yakin setengah ragu
Tapi menjaga diri selalu jadi citamu
Sedari dulu
Maka kau maju kepada orangtuaku
Memintaku untuk menikahimu

Sayang
Lihatlah sekarang
Kita sudah berada di
Enam belas tahun sejak masa itu

20 May 2017 Suami
 |  Category: Uncategorized  | Leave a Comment

Sayang
Saat kau mendengkur di sampingku
Aku jadi terharu
Betapa lelahnya dirimu
Berdiri seharian membagi ilmu
Memutar otak memeras tenaga
Membagi manfaat dirimu untuk orang lain
Menunaikan dharma kepada Penciptamu

Kami di rumah menunggumu
Alhamdulillah dengan perut kenyang
Karena nafkah dari jerih payahmu
Alhamdulillah dengan hati senang
Karena rindu canda tawamu

Si Kecil kemarin bercerita
Tentang ayahnya yang tak pernah marah
Dan lalu akupun teringat
Tentang dua gadis kecil yang selalu
Dipangku manja sehabis sholat
Diciumi kepalanya sehabis mencium tangan ayahnya
Dipeluk hangat bagai menggenggam harta yang paling berharga

Engkau suamiku
Ayah dari anak-anakku
Telah mengokohkan kenangan indah dalam hati anak-anak itu
Tentang seorang lelaki tangguh yang arif bijaksana
Lembut hati dan penyayang
Cerdas dan penyabar
Dan aku berterima kasih untuk itu