Author Archive

15 Nov 2021 Rasa Aneh
 |  Category: Uncategorized  | Leave a Comment

Aneh, rasa yang timbul setelah melihat fotonya adalah iba dan kasihan. Bukan cemburu. Kasihan karena harus berjuang memenuhi hak semua. Sambil merasakan dalam hatinya pasti ada kerinduan pada buah hatinya yang saat ini sedang lucu-lucunya. Iba mengingat wajah letihnya, belum lagi bila diriku belum lapang dan menyambutnya dengan wajah ditekuk. Maafkan aku ya.

Kerinduan itu tersambung walau tak terkatakan. Aku tahu itu. Aku bersamamu separuh hidupmu. Rasa itu, tidak ada yang bisa mengambil alih.

01 Nov 2021 Janji Jiwa
 |  Category: Uncategorized  | Leave a Comment

Wahai Diri,
Empat puluh tahun usiamu kini. Usia yang matang untuk bersungguh-sungguh menjalani arti keberadaanmu di dunia ini. Tinggalkan apa yang buruk. Tingkatkan segala yang baik. Jangan ngoyo, tapi juga jangan terlalu santai. Embrace yourself. Peluk segala karuniamu. Ada tujuh permata hati yang kau jaga dan rawat sedari kecil. Itu sungguh bukan tugas kecil!

Perbaikilah urusan dunia akhiratmu. Perbaikilah lahir batinmu. Bersiaplah untuk perjalanan panjang di hidup selanjutnya. Bukan di sini tempatnya menetap. Kita hanya singgah sebentar mencari bekal.

Dan seperti pesan yang terbaca pagi ini di kemasan segelas kopi:

TERIMA KASIH SUDAH MELAKUKAN YANG TERBAIK SETIAP HARI. KAMU HEBAT!

04 Okt 2021 Cinta itu Menguatkan
 |  Category: Uncategorized  | Leave a Comment

Cinta itu menguatkan. Ketika pertama tahu tentang amr ilahiyah ini, aku langsung menerima. Meskipun ada tangis juga di sepanjang perjalanannya, tapi pada dasarnya aku menerima. Teringat jangkar-jangkar emosi yang dia tambatkan untuk menguatkanku. Misalnya memelukku yang menangis sepuasnya tanpa kata: dalam dan lama. Menerima semua emosi yang bergejolak dan tidak meremehkannya. “Ini memang berat, mari kita berjuang sama-sama.” Atau: “Sabar ya, dunia ini hanya sementara.” Lain waktu dia berkata: “Mas tidak berniat menyakiti. Maaf kalau Bunda tersakiti.”

Cinta itu menguatkan. Cinta bisa dinyatakan. Tapi prilaku keseharian yang membuktikan. Bagaimana menanggapi kemarahan dan kekecewaan pasangan dengan pas padahal terkadang ada rasa lelah dan frustasi juga menjalaninya. Menerima bait panjang omelan dan memakluminya sebagai bagian dari pasang surut emosi. Menerima dengan sepenuh hati bahwa ini adalah pasanganku, dengan segala lebih kurangnya.

Cinta itu menguatkan. Aku berterima kasih atas cintamu.

24 Sep 2021 Perempuan Itu …
 |  Category: Uncategorized  | Leave a Comment

Perempuan itu…kadang…mematikan rasa demi menipiskan rasa kecewa.

31 Agu 2021 Random Thoughts
 |  Category: Uncategorized  | Leave a Comment

Aku diberi ruang menyendiri oleh Tuhanku. Untuk merenungi dan kembali ke dalam diri. Pagi ini membereskan laci-laci. Mendapati buku-buku bertumpuk yang belum dibaca. Aku berpikir, pada akhirnya kita harus memilih. Tak bisa mengambil semua. Teringat sebuah ungkapan dari Hasan Al-Banna. Al waajibaat aktsaru min awqootinaa. Kewajiban-kewajiban kita lebih banyak dari waktu yang tersedia. Lalu selang beberapa waktu membaca lagi ungkapan dari Rumi: The art of knowing is knowing what to ignore. KZ di pengajian terakhir mengatakan–aku parafrasekan–untuk mengambil air, tangan itu harus tertutup rapat. Kalau terbuka tak ada air yang bisa diambil. Jadi kita harus fokus ke diri sendiri. Kalau fokus terpecah kemana-mana tak ada yang bisa diambil.

Beranjak lebih jauh. Ada posting seorang kawan tentang wafatnya rekannya. Seorang liberal yang punya pendapat nyeleneh. Aku tidak ingin menghakimi tapi melihat ke dalam diri. Bagaimana keadaan akhirat seorang yang menyelisihi aturan Allah? Ya Allah, aku tak ingin seperti itu. Jangan masukkan aku ke dalam golongan yang demikian. Tapi bagaimana tahu ‘pendapat’nya Allah? Baca Al-Qur’an. Al-Qur’an adalah penyelamatmu di hari akhir nanti. Ya Allah, golongkanlah kami sebagai ahlul Qur’an.

Kemudian terdengar anakku Ihya sedang mendaras hafalannya. Mungkin dia sampai di Surat AtThaghoobun ayat 12: “Taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul…” Deg!! Ayat itu berat, Nak! Mudah-mudahan sepanjang hidupmu kau tak hanya sekedar merapalkan itu, tapi hidup dengannya. Mudah-mudahan ayat itu merasuk dalam hatimu.

Sekian random thoughts pagi ini.