Author Archive

02 Apr 2009 Malik bin Dinar
 |  Category: Refleksi, Serba-serbi  | Leave a Comment

Pergaulilah dunia sebagaimana Malik bin Dinar mempergaulinya:

Aku membagi dunia ini menjadi dua bagian: Apa yang memang untukku dan apa yang bukan untukku.

Yang kudapat adalah yang memang jadi milikku. Tak akan lepas dariku walaupun seisi dunia menolaknya.

Yang luput dariku adalah memang yang bukan milikku. Takkan kudapat walau seisi dunia mengusahakannya.

30 Mar 2009 Catatan Pertama setelah Pernikahan
 |  Category: My Husband, My Marriage  | 5 Comments

Hari ini genap 8 tahun kebersamaan kami. Sebagai sebuah perayaan kecil, kuposting catatan harian yang kubuat tak lama setelah pernikahan kami. Semoga dapat menjadi pengingat yang manis dalam kehidupan pernikahan kami.

03 Mei 2001

Ini tulisan pertama sejak pernikahan kami.
Duhai Robbi, rupanya beginilah akhir lika-liku itu.
Nasibku bertaut dengan nasibnya. Sedihku kini jadi sedihnya juga. Sedihnya kini, harus kutanggung juga. Gembiraku, gembiranya. Dan gembiranya pasti jadi gembiraku juga.

Hari-hariku kini penuh aktivitas baru. Capek iya, tapi senang juga iya. Kucoba mencari keikhlasan di sana. Tapi susah sekali, ya Allah. Karena bukan perkara kecil untuk terus-menerus berada pada kesadaran. Kesadaran tentang-Mu semata.

Berat ya Allah, untuk senantiasa bisa berlapang dada di keseharian, untuk bisa menerima dengan ridho segala sesuatu yang tak sesuai dengan harapan, untuk senantiasa punya kata maaf sebesar apapun kesalahannya…

Aku menyayanginya ya Allah. Aku mencintainya. Dan kata orang cinta adalah modal besar untuk berjalan bersama.

Pertautan nasib kami adalah karena kehendak-Mu semata ya Allah. Terimalah apa yang baik dari kami dan ampunilah segala yang salah dan lalai dari kami. Hisablah kami dengan Kemurahan-Mu, jangan Kau hisab kami dengan Keadilan-Mu. Izinkan kami berjalan di atas jalan-Mu yang lurus.

Wednesday, March 11, 2009 at 12:23pm

30 Mar 2009 A Tiny Little Thing About Us
 |  Category: My Husband, My Marriage  | Leave a Comment

It’s two o’clock in the morning when we begin this conversation.

” Besok Mas ada presentasi.”

” Udah siap bahannya belum”? Tanyaku.

” Belum. Tapi outline yang mau Mas omongin udah ada di kepala.”

” Mas bisa tenang ya kalo soal yang beginian…?”

” Iya, ketenangan itu penting loh Bunda biar ga ngalamin yang namanya pembajakan emosi.”

And so on, lantas dia bercerita tentang sedikit masalah psikologi, memberi tips bagaimana memaknai proses belajar agar selalu teringat, diselingi becanda ringan menertawakan kebodohanku masa silam. Saat dia mereview aku segera setelah belajar PSAK. ” Jadi judulnya apa yang tadi dipelajari? ” Dan aku hanya melongo tak dapat mengingat judul bab yang tiga baris panjangnya itu. “Judulnya aja lupa apalagi isinya ya?” Hahaha, sindiran yang dalam, tapi toh aku tak tersinggung. Malah menertawakan cerita masa lalu itu bersama-sama. Ditambah sweet little gestures aku menendang kakinya mesra.

Obrolan berlanjut diselingi nasehatnya tentang bagaimana cara dan waktu yang tepat memarahi anak. Menyinggung soal kejadian yang beberapa jam sebelumnya terjadi saat aku ‘memarahi’ Halim yang memainkan kunci rumah hingga terselip entah di mana. Mengajariku untuk memisahkan kemarahan sesuai dengan kadar kesalahannya. Sesuatu yang bila ia lakukan saat kejadian itu baru berlangsung pasti akan kutolak karena hati masih panas. Dia mengajariku dengan cara dan timing yang pas sesuai pembawaanku.

Dia menasehati, tapi aku tak merasa dinasehati.

Dia mengajari, tapi aku tak merasa digurui.

I love the tiny little thing that happen between us…

Wednesday, February 25, 2009 at 4:45pm

30 Mar 2009 25 Random Things About Me
 |  Category: My Self  | 3 Comments

1. Being the first and only daughter in my family. Have 3 siblings.

2. A very plain simple girl. Gak pernah neko-neko. Lurus-lurus aja. Meskipun suka badung-badung dikit. Seperti sering sholat di kamar waktu mondok. Which is itu termasuk ‘dosa besar’ kalo di pesantren.

3. A very quiet girl. Have only few close friends that I can talk to freely and openly.

4. Hobi berantem sama adek waktu kecil. Yang terparah waktu menimpuk adekku dengan sepatu sampe hidungnya berdarah hebat dan dia pun sukses membalas menonjok mataku hingga biru.Hiks…

5. Selalu menang adu panco lawan adek yang beda cuma 1,5 tahun. Baru kalah ketika dia masuk SMP.

6. 5 weeks pregnant when writing this. Alhamdulillah…

7. Glad to have 3 boys. Karena gw jadi ga perlu ngajarin cooking, baking, gardening, decorating, sewing, yang gw sendiripun ga bisa. Haha…
Tapi kalo sekarang dikasih anak cewek pun alhamdulillah…Kuterima dengan syukur dan senang hati. Mudah-mudahan secantik dan sesholihah ibundanya. Ahakk..ahakk…*narsis.com*

8. Love writing. Bisa stress kalo ada cetusan ide di kepala mandeg ga tertuang lewat tulisan.

9. Sebaliknya, kalo lagi ga ada ide, mo dipaksa sebagaimanapun ga akan bisa nulis.

10. Rajin menulis diary sejak SMA. Beberapa di antaranya dengan bahasa sandi karena takut dibaca ortu yang suka rese’ baca2in diary anaknya.

10. Spend most of my time in SMA dan kuliah dengan menulis diary, cerpen, surat ke teman, surat ke calon suami. Sampe lupa belajar.

11. Punya daya ingat yang kuat, terutama berkaitan dengan kejadian dan kenangan masa lalu. Anything, but accounting matters…Haha…I hate it!

12. Nikah di usia 20 lewat 2 hari. Belum siap sebenernya, tapi yakin aja karena merasa punya calon suami yang siap dan mantap nikah. Istri mah ngikuuut ajaaaahh…

13. Pernah jadi juara 2 MTQ tingkat RW. Haha…Baru tingkat RW aja bangga, Neng…

14.Sederhana. Bisa diajak hidup susah. Tapi ga nolak juga kalo jadi orang kaya. Haha…

15. Manja. Alias mandi jarang. Apalagi kalo pas lagi di rumah aja ga kemana-mana. Pasti mandinya cuma sekali sebelum Sholat Dzuhur doank.

16. Ga pernah bermake-up/ dandan.

17. Masih nyambung no.16. Not even owning a single lipstic.

18. Mending ngabisin waktu untuk chatting daripada nyalon.

19. Perangkat kosmetik yang gw punya cuma serangkaian produk Pond’s/ Vaseline/Citra/Dove yang suka dikasih gratisan dari kantor. Kalo ga dikasih juga ga akan punya alias ga akan beli sendiri. Itu aja yang ada jarang dipake.

20. Kalo ditanya mo punya anak berapa seringnya jawab: minimal 5. Hehe…

21. Beda umur sama Mas persis 1 tahun 4 bulan. Karena kita sama-sama lahir tanggal 9.

23. Ga kreatif dan ga nyeni banget. Paling bingung kalo disuruh gambar, mewarnai, bentuk2 plastisin (lilin mainan) ataupun lego.

24. Suka sama lagu-lagu Bon Jovi, Boyzone, Dido, MLTR, Bryan Adams, nasyid, dan some oldies karena ketularan Mas. Kesukaan Mas yang ga bisa aku nikmatin adalah Lagu-lagu India dan Malaysia.

25. Favorite actors: Bruce Willis the most, Keanu Reeves, Tom Hanks, Denzel Washington, Pierce Brosnan, dan Robbin Williams

11 Mar 2009 Surat-Surat Itu… (3)
 |  Category: My Husband, My Marriage, My Self  | Leave a Comment

 

Dan teman tadi pun mengirimkan balasannya kembali. Intinya menyerahkan kembali segala putusan akhir ke tanganku.

 

Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu’alaikum wr wb

Alhamdulillah, puji syukur pada Allah, Rabb semesta alam yang telah melimpahkan ni’mat berupa iman dan Islam yang tiada taranya ini. Sholawat dan salam semoga selalu terlimpah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW.

Ukhti fillah,

Waktu terus berjalan, tak terasa hari berlalu begitu cepat. Waktu untuk berpikir, merenung atau menentukan pilihan tentang masa depan anti tinggal beberapa hari lagi. Semoga Allah SWT memberikan petunjuk-Nya ketika anti menentukan keputusan nanti.

Ukhti fillah,

Sebelumnya afwan, mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam surat saya kemarin terkesan menggurui. Saya percaya bahwa anti sudah paham/ tahu semua yang saya saya sampaikan pada kesempatan kemarin. Melihat, membaca surat yang anti tulis, saya tahu anti seorang yang sangat cerdas dan berpengetahuan luas, lebih pantas kalau anti menjadi ‘mentor’/ ‘murobbi’ saya.

Ukhti fillah,

Afwan kalau selama ini saya dan teman-teman (yang memberikan informasi) telah berlaku yang tidak berkenan di hati anti. Saya dan teman-teman hanya bisa berdoa semoga Allah selalu memberikan petunjuk-Nya kepada anti. Sekali lagi afwan, saya tidak bermaksud menggurui, Cuma mau menegaskan bahwa fikroh yang kita pegang saat ini adalah fikroh yang lurus. Percayalah akan hal itu, Ukhti!

Mungkin semua ini adalah cobaan dari Allah SWT, dan Allah tidak akan memberikan cobaan yang kita tidak mampu mengatasinya. Jagalah diri anti baik-baik, seringlah bertaqarrub kepada Allah. Jika anti membutuhkan bantuan, insya Allah, kami (saya dan teman-teman) akan membantu dengan segenap kemampuan yang kami miliki.

Semoga Allah selalu membimbing anti…

Wallahu a’lam bishshowwab, kebenaran hanya milik Allah, dan kesalahan dari saya sendiri.

Wassalamu’alaikum wr wb

Saudaramu,

Fulan

*I received this on 17th May, 2000.