Duhai singkatnya hidup di dunia ini
Sekejap ada lalu tiada
Apa yang dianggap penting hari ini
Esok bisa jadi tiada arti
Allah ampuni hamba
Yang utamakan dunia dari akhirat
Seolah hidup selamanya
Duhai singkatnya hidup di dunia ini
Sekejap ada lalu tiada
Apa yang dianggap penting hari ini
Esok bisa jadi tiada arti
Allah ampuni hamba
Yang utamakan dunia dari akhirat
Seolah hidup selamanya
Kurasa pada akhirnya, kita harus menciptakan surga kita sendiri, tak peduli bagaimanapun keadaan di luar sana. Seperti cerita gadis kecil miskin dan korek api yang merasakan kehangatan makan malam keluarga di malam dingin bersalju dalam mimpinya. Dunia boleh kejam, tapi dia menciptakan surganya sendiri.
Jujur pada diri sendiri adalah cara terbaik bicara pada dunia.
Dunia ini sementara
Tak usah kau hiasi begitu rupa
Kesenangan akan berlalu
Kesedihan pun begitu
Yang tinggal adalah
Bagaimana penghadapanmu pada Allah
Tabir hawa nafsu ini sungguh menghijabku dari-Mu
Tabir syahwat ini sungguh memalingkanku dari-Mu
Ada kerinduan di dalam sini pada-Mu Ya Kanzun Makhfiy
Dalam zikir yang sesekali terucap
Ya Rohmaan
Ya Rohiim
Robbul ‘arsyil ‘adziim
Laa haula wa laa quwwata illa biLlah