Author Archive

06 Mei 2017 Tuhan (19)
 |  Category: Uncategorized  | Leave a Comment

Maafkan ya Allah
Atas astaghfirullah ku yang palsu
Ampuni ya Allah
Atas rodhiitu billah ku yang semu
Atas laa ilaaha illaLlah ku
yang penuh pura-pura

Ampuni ya Allah
atas setiap nafas yang Kau beri
yang kuhirup sambil menentangMu

Duhai hamba jahil
Duhai hamba zholim
Kenapa berhias begini rupa
Tak sadarkah kau
akan kembali menjadi tanah

01 Mei 2017 Tuhan (18)
 |  Category: Uncategorized  | Leave a Comment

Aku bingung harus memulai dari mana
Bagai pecinta yang kikuk menyampaikan isi hati
Dosaku bagai tak ada ujung pangkalnya
Kepatuhanku nihil kosong

Beraninya petantang petenteng di hadapan Sang Raja
Bagai hidup tak ada ujung
Duhai Tuhan kasihanilah
Pada yang tak punya harapan selain Engkau
Walau langkah tersasar-sasar
Berharap petunjuk-Mu penunjuk jalan
Duhai Robbiy yang selalu menerima
hamba dengan tangan terbuka

Monday, May 1, 2017, 21.34

20 Apr 2017 Tuhan (17)
 |  Category: Uncategorized  | Leave a Comment

Pagi yang cerah
Walau tak tahu siang akan kurajut apa
Kesadaran untuk kembali yang datang lamat-lamat
hilang timbul

Coba mengumpul serpihan jiwa yang terserak
dalam angan dunia yang tak kunjung habis
habis ini makan apa
pakai baju apa
berbuat apa

tanpa keberserahan untuk menjadi hamba
aku di dunia ini untuk apa
tujuan hidupku apa
aku sudah sampai mana

Allah, aku berusaha mengikat hati pada-Mu
Meski kesadaranku hanya lamat-lamat

Jakarta, April 20, 2017, 07.40

01 Feb 2017 Tuhan (16)
 |  Category: Uncategorized  | Leave a Comment

Sarung kesombongan adalah milik-Mu, aku nihil
Jubah kebesaran adalah milik-Mu, aku nihil
Baju keagungan adalah milik-Mu, aku nihil

Aku adalah sebuah kenihilan yang Kau izinkan untuk ada
Tapi kenapa dalam nihilku selalu ada kesombongan yang seharusnya milik-Mu saja?

Wednesday, Feb 1, 2017, 23.48

29 Nov 2016 Tuhan (15)
 |  Category: Uncategorized  | Leave a Comment

1016 pesan tak terbaca

aku bosan pada dunia

ingin menghadap-Mu

Terbawa dalam keindahan-Mu

Terbenam dalam kasih-Mu

Terlena dalam alunan-Mu

Tertidur dalam buaian-Mu

Engkau sungguh tak terjelaskan, tapi memastikan berada lebih dekat daripada urat leher.