Archive for the Category ◊ Uncategorized ◊

17 Jan 2022 Membalik Perspektif
 |  Category: Uncategorized  | Leave a Comment

Belum lama ini ada kejadian yang menyesakkan dada. Tak perlu kutulis kejadiannya apa. Sering kali, di ujung kesedihan, saat yang kuandalkan hanyalah doa, Allah memberiku kelapangan dengan membalikkan perspektif atau cara pandangku.

Saat hatiku sakit, Allah meneguhkanku dengan perasaan berbeda dari sebelumnya. Bila sebelumnya ada cemburu, kadang-kadang beralih jadi rasa kasihan. Bila sebelumnya sebal, malah berbalik jadi perasaan ingin menjadi penyokong utama yang setia.

Sayang, apa ya yang berubah setelah poligami ini? Rasanya kau makin mencintaiku. Obrolan-obrolan kita tetap cair. Kita sering tertawa walau tanpa bercakap sepatah kata. I want to be your biggest supporter. Saat lelah di luar sana, kau menjumpaiku sebagai tempat bersandar. Saat pusing, kau menemukanku sebagai tempat menenangkan pikiran. Maaf kalau sekali waktu justru aku yang jadi sebab kepusinganmu. Aku ingin terus mendampingimu. Sesekali aku ingin lari, tapi lantas terpikir, nanti siapa yang temanimu? Nanti siapa yang bisa membaca pikiranmu walau tanpa berkata. Dan sebaliknya, bagi diriku pun begitu. Siapa yang mengenaliku sebaik dirimu.

Aku mestinya bersyukur mendapat suami yang taat amr. Aku semestinya mendukung ia berlaku adil. Walau kadang amat berat buatku. Tapi hey, hidup kan ga cuma di dunia.

16 Des 2021 .
 |  Category: Uncategorized  | Leave a Comment

Takdir Allah, kadang tidak kita mengerti mengapa. Tapi aku yakin Dia adalah penenun yang rapi atas jalan cerita kehidupan tiap hamba-Nya. Di akhir cerita nanti, kita mungkin akan takjub pada sempurnanya jalinan kisah yang terjadi. Dan berkesimpulan: “Semuanya memang harus terjadi seperti itu. Tidak bisa lain!”

07 Des 2021 One Liner (15)
 |  Category: Uncategorized  | Leave a Comment

Some things are better left unsaid.

23 Nov 2021 Khadijah
 |  Category: Uncategorized  | Leave a Comment

Aku ingin seperti Ibunda Khodijah, yang karena keutamaannya yang teramat besar di sisi Sang Nabi, tetap dicemburui sepeninggal Beliau.

15 Nov 2021 Rasa Aneh
 |  Category: Uncategorized  | Leave a Comment

Aneh, rasa yang timbul setelah melihat fotonya adalah iba dan kasihan. Bukan cemburu. Kasihan karena harus berjuang memenuhi hak semua. Sambil merasakan dalam hatinya pasti ada kerinduan pada buah hatinya yang saat ini sedang lucu-lucunya. Iba mengingat wajah letihnya, belum lagi bila diriku belum lapang dan menyambutnya dengan wajah ditekuk. Maafkan aku ya.

Kerinduan itu tersambung walau tak terkatakan. Aku tahu itu. Aku bersamamu separuh hidupmu. Rasa itu, tidak ada yang bisa mengambil alih.